Belajar Secara Daring, SMAN 1 Leuwiliang Sediakan 3 Akun

Leuwiliang, BB News | Di tengah Pandemi Covid 19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berlasung sekalipun dengan cara Daring, seperti yang dilakukan SMAN 1 Leuwiliang yang menyediakan 3 akun untuk mengoptimalkan kegiatan KBM.

Kepala bagian Kurilulum SMAN 1 Lewiliang, Kabupaten Bogor, Ir. Nana, M.Si, menuturkan, di tengah Pandemi Covid 19 yang masih merajalela pihaknya tetap melakukan kegiatan Belajar Mengajar secara daring.

Bacaan Lainnya

“Kami mempunyai 3 akun dimana setap akun digunakan di ruangan, sehingga KBM daring bisa berjalan dengan lancar semestinya yang memang kendalanya ada sebagian siswa tinggal di tempat – tempat yang tertentu yang signalnya kurang bagus sinyalnya,” ujar Nana.

“Kalaupun siswa dan ada yang kehabisan kuotanya dan lain sebagainya kami berusaha bagaimanapun untuk menangani itu semuanya dengan mendata siswa siswi tersebut yang mengalami hamabatan kami mengusahakan mencari solusinya selalu demi kelancaran SMAN 1 Lewiliang ,” sambungnya.

Pada kesempatan itu juga, Kepala bagian Kurilulum SMAN 1 Lewiliang, menucapkan Terimakasih kepada semua pihak yang sltelah membantu dalam pembelajaran baik dari sarana yang telah di sediakan terutama dewan guru yang selalu berupaya untuk hadir melayanani murid sehingga KBM di sekolah tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Total siswa SMAN 1 Lewiliang sebanyak 1.554 murid dengan rincian sebagai berikut, kelas X 412, kelas XI 388, kelas XII 354. Insallah dengan antusias mereka giat belajarnya walaupun dengan kondisi pandemi Covid-19 ini belum berakhir dan bernagai kendala kami akan atasi secara sama – sama. Allhamdulilah untuk menghindari berkerumun samapai saat ini kami berkerja sama dengan Telkomsel dan dinas pendidikan dan untuk menangani siswa yang tidak memliki Handpone kami anggap itu wajar – wajar saja dengan kondisi pandemi Covid-19 ini yang masih berlanjut dan itu kami panggil dengan di pasilitasi yang ada memakai computers yang ada di sekolah SMAN 1 Lewiliang,” papar Nana.

Baca Juga Berita Lainnya  Terpapar Covid 19, Puskesmas Cigudeg Hentikan sementara Oprasional

Senada, disampaikan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bagian Kesiswaan SMAN Negeri Lewiliang, Hilman Irian Semitra, mengaskan bahwa program sekolah di masa pandemi Covid-19 dengan cara pembelajaran during dan hingga saat ini belum ada siswa yang melaksanakan tatap muka termasuk juga dalam masalah kegiatana kesiswan semua itu di laksanakan melalui during salah satunya adalah pemilihan ketua Osis.

“Mekanismenya, siswa itu membentuk panitia terlebih dahulu dan kami melakukan rapat melalui during dan terbentuklah kepanitian pada tahap pertama itu akan mealukan penjaringan dimana seluruh siswa itu siapapun berhak untuk mejadi calon pengurus osis setelah terpilih akan di wawancarai nanti akan terpilih menjadi beberapa calon misalkan ada 3 pasang calon tersebut dengan melakukan kompanye secara during dan mempunyai misi dan visi mereka apa Setelah itu ada pemiahan osis secara during baru lah kami kukuhkan,” jelasnya.

Baca Juga Berita Lainnya  Gali Potensi Atlit Karate, BKC dan Katar Bersinergi

Selain itu, kata Hilman, terdapat beberapa kegiatan di masa pandemi Covid-19 seperti Kuisi hajar yang di laksanakan oleh departemen pendidikan yaitu dengan cara di batasi hanya 4 orang dan lomba selanjutnya akan bertahan dengan maksimal 4 orang namun itu belum dilaksanakan karena masih menunggu informasi dari dinas pendidikan.

“Kami juga pernah mengadakan debat Nasional pada hari kamis 10 September sebnyak 3 orang dengan cara melakukan pemotretan dan Video lalu kami kirimkan ke panitia penilaian yang akan terpilih yang masih menunggu perolehan juaranya dengan cara pembelajaran during itu program siswa kami dengan secara Nasional,” ungkapnya.

Terpisah, siswa kelas XII IPS 2, Mahesa Tezar Pebrian membenarkan, di masa pandemi Covid-19 dengan pembelajaran itu sendiri yang sedang berjalan Sekolah SMA Negri 1 Lewiliang menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) itu sendiri melalui Zoom meeting Goggel Classroom dan watsap Secara daring.

“Sebagai Bentuk pasilitasi untuk Siswa SMA Negeri 1 Lewiliang, kami telah disediakan kartu perdana untuk mencapai pembelajaran yang aktif dan sudah berisi kuota guna pembelajaran daring di Zoom meeting,” ujar Mahesa.

“Bentuk Kouta itu sendiri berbentuk salah satu jaringan atau provider sekolahan yang berkerjasama dengan Telkomsel sebanyak 10 GB. Untuk secara pembelajaran SMA Negeri 1 Lewiliang di gilir hanya per 3 hari persatu minggu bisa di gunakan 1 bulan tergantung pemakaian hanya untuk pembelajaran Zoom meeating, pungkasnya. (Dede Surya).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.