Kecelakaan Kembali Terjadi di Tanjakan Cipanganten, Ini Kata Wakil Rakyat

Cigudeg, BB News | Kecelakaan kendaraan roda 4 terguling kembali terjadi di tanjakan Cipanganten desa Sukaraksa, kecamatan Cigudeg, kabupaten Bogor, pada Minggu (20/9/2029).

Nasib naas menimpa ibu-ibu penumpang angkutan yang pulang dari pasar, mobil angkot yang penuh penumpang tidak kuat menanjak di tanjakan Cipanganten itu mundur kembali dan terguling, menyebabkan luka-luka dan shock para penumpang.

Bacaan Lainnya

“Mobil angkot terguling di jalan tanjakan yang membawa penumpang dari arah Pasar Cigudeg mau ke arah Sukajaya ini muatan ibu – ibu yang mau pulang belanja,” ujar Juen salah seorang warga yang tengah melintas di tanjakan tersebut.

Menurut Juen, penumpang angkot mengalami luka ringan dan shock, akibat angkot yang di tumpanginya tidak kuat menanjak dan mundur hingga terjadi terguling ke arah pingir jalan kanan beruntung banyak warga setempat yang membantu evakuasi.

“Jumlah penumpang 14 orang kebanyakan ibu- ibu penumpang nya arah pulang ke wilayah sukajaya kiara sari, kiara pandak dan supir tersebut bridentisa warga masyarakat supir angkot orang cigudeg kejadian tersebut pada pukul sekitar jam 07:30 pagi Relawan Destana Desa Sukaraksa dan warga yg ada di sekitar lokasi membantu mengevakuasi mobil dan korban,” jelasnya

Baca Juga Berita Lainnya  DANREM 172/PWY LEPAS TIGA BATALYON PURNA TUGAS

Dikonfirmasi Via WhatsApp anggota DPRD Kabupaten Bogor, komisi 3 Nurodin atau biasa disapa Jaro Peloy menegaskan bahwa diri telah berkali-kali mengekspos jalan tersebut, dan meminta Pemkab Bogor untuk secepatnya me-relokasi tanjakan itu karena dianggap kerap menyebabkan kecelakaan.

“Iya sayapun sudah berkali-kali ekspose keadaan itu, kita sedang upayakan tanah nya untuk relokasi. Kalau sekedar perbaikan prningkatan mah itu sudah teralokasi anggaran bahkan sudah ada pemenang lelangnya tinggal pelaksanaan belanja pengadaan kontruksi, peningkatan jalan Cigudeg – Kiarasari – Cisangku yang diajukan tanggal 25 Mei 2020, tahap tander saat ini masa sanggah instasnsi pemerintah daerah Kabupaten Bogor,” ujarnya

Dipaparkan Jaro Peloy, Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan dan Penataan Ruang untuk katagori pekerjaan konstruksi sistem pengadaan tander pasca kualifikasi satu file dengan harga terendah dan Sistem gugur tahun anggaran APBD 2020. Nilai pagu paket Rp. 2.986.700.000,00 nilai HPS paket Rp. 2.964.500.000,00 lokasi pekerjaan Kecamatan Cigudeg dan Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor Kualifikasi Usahan Perusahan Non Kecil.

Baca Juga Berita Lainnya  Sebelum Berpamitan, Kadinsos Pimpin Rapat Evaluasi

“Hanya saja kondisi jalan tanjakan Cipanganten itu labih bergelombang begitupun rawan longsor dan terus terjadi pergeseran jadi solusi kedepannya harus di relokasi ke tanah yang aman,” imbuhnya.

Wakil rakyat asal Dapil V itu menambahkan, dirinya telah melakukan kordinasi dengan Kadis PUPR dan UPT Jalan Jembatan juga Kepala Desa Sukaraksa dan akan mengupayakan untuk relokasi Jalan itu ke tempat yang lebih aman

“Jika direlokasi dibutuhkan 1 buah jembatan dan jalan baru sekitar 1 Km. Bahkan kalaupun harus berswadaya untuk kepentingan umum karena tidak ada anggaran APBD untuk pengadaan tanah jalan kabupaten maka mari kita bersama – bersama para tokoh masyarakat para kepala desa untuk berpartisipasi, urunan bila perlu karena ini kebutuhan biar nanti setelah tanahnya ada dihibahkan kepada Pemda Untuk dibangun,” pungkasnya. (Dede Surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.