Katar Kecamatan Cigudeg Dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda Sepirit Kepedulian

 

CIGUDEG BB-NEWS | Dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda, Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cigudeg, mengekpresikan sipirit kepemudan melalui program ‘Katar Pedas’ (Karang Taruna peduli disabilitas).

 

“Katar Pedas ini program baru kami dengan sasaran anak-anak disabilitas. Di hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober ini, kami membagikan paket kebahagiaan berupa peralatan sekolah kepada anak-anak disabilitas,” ujar Sekertaris Katar Kecamatan Cigudeg, Ricky.

Kegiatan sumpah pemuda tahun inai berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tentunya, berbagi kebahagian dengan anak-anak disabilitas adalah menjadi tanggungjawab pemuda.

“Semoga yang kami berikan dapat bermanfaat bagi yang menerima. InsyaAllah program Katar Pedas ini dapat berkelanjutan, karena mereka (Disabilitas, red) benar-benar orang yang perlu kita bantu,” tutur Ricky dimini Ketua Karang Katar Kecamatan Cigudeg, Madropi yang hadir pula dalam acara tersebut.

Baca Juga Berita Lainnya  MWKT Dorong Pembentukan Katar Jayaraharja

 

“Semoga yang kami berikan dapat bermanfaat Insya Allah harapan kami dapat berkelanjutan menjalankan Program ‘Katar Pedas’ ini Karena memang mereka benar-benar orang-orang yang perlu kita bantu ,”cetusnya.

 

“Nurdin Ruhendi, SH. yang dalam hal ini mewakili pengurus Katar Kabupaten Bogor, mengatakan sangat mengapresiasi dan siap mendukung kegiatan-kegiatan Program Katar Kecamatan Cigudeg yang sangat positif ini ,”sambungnya.

Sementara itu, pengurus Katar Kabupaten Bogor, Nurdin Ruhendi mengapresiasi dan siap mendukung program positif yang dijalankan Katar Kecamatan Cigudeg.

Baca Juga Berita Lainnya  Dirgahayu Kemerdekaan RI ke- 75, Pemdes Bunar Gandeng Karang Taruna BMS Gelar Lomba Hias Gapura

Kegiatan ‘Katar Pedas’ berlangsung di Desa MekarJaya Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor, Rabu 28 Oktober 2020.

“Kegiatan sosial yang sama sekali tidak menggunakan anggaran Karang Taruna Kabupaten Bogor ini sangat mengena sekali, apalagi saat ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, yang sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat dan pemerintah pun tidak mungkin bisa mengkafer 100 persen kebutuhan warga,” ucap Nurdin.

 

( Dede Surya )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.