Rencana Pembangunan Perumahan Di Leuwisadeng Menimbulkan Banyak Pertanyaan

LEUWISADENG,BB|NEWS – Adanya rencana pembangunan Perumahan Villa Asri Leuwisadeng, yang terletak di Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, yang akan dibangun oleh pihak pengembang dari PT.Sinar Multi Langgeng di soal Warga.

Warga di Kampung Leuwilisung, Desa Leuwisadeng tersebut, pertanyakan dana kompensasi hingga saat ini belum juga diterima, warga pun mempertanyakan, kenapa hanya warga yang berada di Kampung Bantarjaya saja yang diberikan kompensasi, padahal kampung leuwilisung pun dianggap berdampak.

Ketua RT di Kampung Bantar Jaya Adung menyampaikan, bahwa saat itu izin lingkungan sudah dibuat pada tahun 2018 lalu, padahal yang ia ketahui saat itu belum ada pembebasan lahan, hanya tanah milik H. Empud dan itu pun baru DP nya saja tetapi anehnya izin lingkungan sudah dibuat.

Baca Juga Berita Lainnya  Pembina Tp pkk Desa setu ,menyambut baik kedatangan tim dari kabupaten

“Kalau saya sih pasrah saja, karena masih kawasan jalan pribadi, saat itu saya dipanggil oleh pak H.Waway terus saya dikasih uang Satu Juta sebagai kompensasi jalan dan masyarakat Rp 200 ribu untuk hampir sekitar 100 orang warga,” kata RT Adung kepada wartawan.

Sementara, Pemilik Jalan H.Waway mengatakan, dirinya hanya memberikan izin terkait jalan untuk masyarakat, bukan hanya untuk perumahan saja.

“Saya hanya menerima uang Seratus Juta untuk diberikan ke Ibu saya,gunanya untuk mengizinkan jalan, ditambah Tujuh Puluh Juta untuk dibagikan ke Warga, jadi bukan hanya untuk perumahan saja, untuk masyarakat juga. Jadi, sebatas itu pak lurah (Kepala Desa Leuwisadeng-red) datang ke saya,” ucapnya.

Baca Juga Berita Lainnya  Warga Sukamaju Budidaya Sorgum

Dari pantauan di lokasi perumahan baru ini, masih berupa bidang sawah dan belum ada pengurukan. Namun poster perumahan sudah banyak dipasang di sana. Dari informasi warga, perumahan ini dibangun oleh pengembang dari PT. Sinar Multi Langgeng.

Terpisah, Kades Leuwisadeng Rohim Hidayatullah menjawab melalui pesan WA nya, untuk dana kompensasi hanya untuk perapihan (Pengecoran) jalan. Sedangkan, untuk kompensasi pembangunan perumahan tidak diajukan oleh kades.

“Untuk yang warga Leuwilisung lagi di ajukan dan untuk pembangunan perumahan belum mau di mulai
Itu semua untuk konpensasi pembangunna Jalan dan bukan untuk pembangunan perumahan kang,” kilahnya.

( Tri )