Terkait Huntara Di Sukajaya,Ini Kata Sekcam Tirta

SUKAJAYA,BBNews – Hunian tetap (huntap) yang diharapakan bisa menampung korban bencana longsor dan banjir bandang diwilayah Kecamatan Sukajaya pada tahun 2020 yang mana sekitar 2000 Kartu keluarga terdampak bencana tersebut.

Sebelumnya pemerintah Daerah dan pusat sudah merealisasikan Hunian sementara (Huntara) dan setelah itu akan membangun kembali hunian tetap untuk warga yang menjadi korban dalam hal itu sampai sekarang yang dijanjikan pemerintah belum seluruhnya dikerjakan. Dikarenakan rumah sementara tersebut sangat memperhatinkan dan rawan bencana terulang kembali karena bangunan tersebut dan sewaktu-waktu bisa terkena angin besar ataupun bencana lainya seperti di Desa Pasir Madang dan Cileuksa Kecamatan Sukajaya ,Rabu (04/08).

Menurut Sekertaris kecamatan Sukajaya Tirta menjelaskan kepada wartawan bahwa Program tersebut sudah lama diusulkan kepada Dinas Perumahan dan Pemukiman provinsi (DKPP).

Baca Juga Berita Lainnya  Kunjungi PT. Antam Pongkor,Adian Napitupulu Sampaikan Hal Ini

” Bersama Desa-desa lain kami sudah usulkan Huntap untuk tahun sekarang 2021 bahkan sudah ada titik ploting yang ada di wilayah kecamatan Sukajaya yaitu di Sukaraksa Yang hamparan itu sekitar 217 unit Tapi bukan yang awal .kalo awal itu 205 hanya untuk Desa Sukaraksa namun itu pun masih kurang makanya itu ada penambahan lagi “ucap nya.

Sementara kami Untuk lahan kecamatan dan desa sedang mengusulkan pembangunanya itu berada didesa masing-masing namun kita juga mengikuti hasil geologi rawan bencana atau tidak.

Dalam kunjungan awak media sekcam Tirta pun berharap penuh kepada Pemerintah pusat agar cepat terealisasikan yang seluruh kena dampak bencana yaitu 2952 kartu keluarga segera dibangun karena huntara yang sebelumnya dibuat sudah berumur lebih dari 1 tahun dan memperhatinkan.

Baca Juga Berita Lainnya  Geber Pembangunan Desa Pasir Madang Realisasikan Banprov

“Camat pun terus komunikasi dengan dinas terkait dari 2952 (KK) korban becana dan longsor sudah kami kunci dan berharap segera dibuatkan hunian tetap kendalanya dalam masa seperti ini Pemerintah kabupaten maupun pusat sedang berbagi alokasi karena Pandemi covid-19 “kata Sekcam .

Dan sekali lagi kami pun berharap bila yang berhak menerima hunian tetap tersebut lebih ke menjaga rumah tersebut jangan sampai dijual belikan .

(Ilham)