Prokes Ketat,SMPN 1 Cigudeg Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Dengan 50 Persen Dari Jumlah Keseluruhan Siswa

CIGUDEG, BBNews-Dimasa PPKM Level 3, Beberapa Sekolah Sudah mulai uji coba Sekolah Pembelajar Tatap Muka ( PTM ), Salah satunya Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negri 1 Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Drs.Sukirin,Mpd, Kepala Sekolah SMPN1 Cigudeg mengatakan, hal tersebut menindaklanjuti anjuran dari Dinas Pendidikan dan Koryandik serta Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Dari Siswa SMPN 1 Cigudeg Dari Jumlah 1044 Siswa yang mengikuti PTM hanya 50% saja, di Karenakan agar tidak berkerumun pada saat di kelas maupun jam pembelajaran, hal ini dengan mekanisme pembelajaran ada dua sift dari pukul 08: 30 Wib Samapi dengan pukul 10:30 Wib, ” Kata Drs, Sukirin,M.Pd,Rabu (1/9).

Kepsek pun mengatakan, Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka pun tak lepas dari Prokes yang ketat. “Tak lupa dari pintu masuk mengunakan masker suhu tubuh, termometer, dan mencuci tangan pada saat di pintu masuk sekolah. Sebelum pembelajaran, kami tak lupa berkordinasi dengan unsur Muspika Kecamatan Cigudeg, dan juga dengan Koryandik, UPT PAUD, TK, SDN, SMP, agar di berlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)”Ungkapnya.

Baca Juga Berita Lainnya  Kinerja Ekonomi Sektor Riil Membaik, Presiden: Tetap Waspadai Covid-19

Selama pembelajaran Daring,Lanjut Drs,” Siswa, Siswi kesulitan data kuota kendalanya signal dan ada juga yang tak memiliki hendpone pada saat pembelajaran Daring, Dengan Uji coba PTM ini, sangat di syukuri oleh siswa-siswi maupun para guru untuk mempermudah pembelajaran dan juga anak-anak merasa kangen dengan pembelajaran tatap muka begitupun yang di rasakan oleh semua guru terhadap siswa-siswi”Sambungnya.

“Sementara itu Saat di konfirmasi, Koryandik UPT pendidikan PAUD, TK, SDN, SMPN, di Wilayah Cigudeg, Ropudin S,Pd. MM, membeberkan, berkaitan dengan pembelajaran Daring, yang kurang maksimal yang banyak kendala secara geografis di perdesaan maupun di daerah-daerah terpencil yang kesulitan signal saat pembelajaran Daring.

Baca Juga Berita Lainnya  Sebanyak 21 KPM Penerima PKH Mengundurkan Diri

“Mudah-mudahan dengan adanya pembelajaran PTM tersebut yang baru di mulai, di anjurkan oleh Pemerintah Pusat maupun Dinas Pendidikan dan Bupati Kabupaten Bogor, yang harus di taati dan di haruskan para guru di vaksinasi terlebih dahulu, adapun untuk siswa-siswi sesuai arahan untuk menjaga imunisasi dan kesehatan para siswa-siswi akan di adakan vaksinasi mulai usia dari 12 tahun Samapi dengan 17 tahun kini masih menjadi tahapan berkerjasama dengan pihak Puskemas, untuk belajar sendiri, 45 menit satu mata pelajaran siswa-siswi saat ini menjadi 20 menit per mata pelajaran di karnakan masih PPKM Level 3 yang sifatnya terbatas”Pungkasnya.