Yayasan Mandala Bekerjasama Dengan Puskesmas Leuwiliang Berikan Vaksin Bagi Siswa

  • Whatsapp

LEUWILIANG, BBNews- Yayasan Pendidikan Mandala bersama Puskesmas Leuwiliang, Kabupaten Bogor bekerjasama untuk pemberian Vaksinasi bagi Siswa-siswi Usia 12 sampai 17 tahun dari tingkat SMP, SMA dan SMK di Sekolah Mandala maupun sekolah lainnya yang ingin mendapatkan vaksin.

Dwi Haryati,S.Sos, S.pd, Wakil Yayasan Mandala mengatakan, target Vaksinasi untuk siswa tersebut sebanyak 1200 siswa, dengan persyaratan membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Pelajar.

“Mengingat PPKM Level 3 dan akan diselenggarakan nya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Kami Yayasan Mandala bersama Puskesmas Leuwiliang bekerja sama melaksanakan pemberian Vaksin bagi siswa Mandala dan diluar Yayasan Mandala, yang dilaksanakan dari pukul 09.00 sampai 15.30 WIB, dengan Prokes Ketat, memakai masker, Cici tangan dan menjaga jarak, untuk siswa Mandala sendiri yang di vaksin sebanyak 700 Siswa, Sementara lain, siswa dari sekolah SMK Pelita Bangsa, SMA Sunanul Huda SMP,SMA SMK, Insan Tama Islaul Umah, sebanyak 500 Siswa.” Jelas Dwi Hartati.

Baca Juga  Forum UMKM IKM Kecamatan Cigudeg Terus Berbagi Kebahagiaan Kepada Anak Yatim Piatu

Supandi, Kasi Pendidikan dan Kesehatan menuturkan, kegiatan Vaksinasi tersebut bekerja sama dengan semua pihak,” Bersama-sama Koramil, Polsek, Satpol PP sektor Kecamatan Lewiliang, memantau Prokes dengan tak lupa mencuci tangan, mengunakan masker, menjaga jarak di tempat lokasi kegiatan”Singkatnya,Rabu (15/09).

Dilokasi Kegiatan, Dr.James, Kepala Puskesmas Leuwiliang menjelaskan, Vaksin yang di berikan Kepada Siswa atau Anak usia 12 Tahun sampai 17 tahun dengan jenis Pfizer.

“Untuk siswa usia 12 sampai 17 tahun untuk skala Nasional untuk menidak lanjuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mengunakan penyuntikan vaksin dosis Pfizer, dengan tahapan meja Pendaftaran, Skirining, Vaksin dan Observasi, untuk menjaga imunitas, Pelajar di wajibkan vaksin sesuai arahan Dinkes Kabupaten Bogor” Jelasnya Dr. James.

Baca Juga  Pemkab Bogor Akan Peringati Hari Santri Nasional Dengan Bogor Bersholawat

Dr.James pun menerangkan”Adapun Siswa yang tidak bisa di Vaksin diantaranya dalam keadaan sakit, batuk, pilek, TBC damam panas, meriang dan lainnya yankurang fit agar di tunda terlebih dahulu agar mengikuti tahap selanjutnya. ” Pungkasnya

Sementara itu Ferdiansyah (15), Siswa yang baru pertama kalinya di suntik Vaksin mengajak kepada semua Siswa agar Segera dilakukan vaksinasi.

“Saya sudah selesai di suntik vaksin tahap pertama, saya kira untuk temen-temen yang masih duduk di meja belajar, agar bisa pembelajaran tatap muka seperti biasanya segerakan agar di vaksin seperti saya”Ucapnya.

 

( Dede Surya )